Minggu, 4 Agustus 2019 para peserta Pelatihan Dharmaduta Muda III / 2019 mengikutinya dengan wajah bahagia. “Dengan senyum dan kebahagiaan maka segala asupan positif dari pembelajaran dapat diterima dengan baik”, kata Bapak Sentosa Salmah yang berperan sebagai instruktur Pelatihan Dharmaduta Muda III pada hari tersebut.

Bapak Sentosa Salmah memberikan pengajaran dengan topik mindset (pola pikir). Beliau merupakan seorang praktisi konsultan pendidikan dan Sumber Daya Manusia di Kota Medan. Dalam kesibukan beliau sebagai wiraswasta dan juga konsultan pendidikan, beliau bersedia menjadi salah satu instruktur dalam Pelatihan Dharmaduta Muda III ini dengan harapan dapat menjadi bagian dalam menghasilkan sumber daya manusia yang berkualitas dalam penyebaran Buddha Dharma.


Dalam proses pembelajaran pada hari tersebur diisi dengan suasana interaktif yang sangat positif antara instruktur dan peserta. Peserta kerap diajak untuk turut serta langsung memberikan pendapat dan argumen sehingga peserta menjadi sangat aktif dalam proses pembelajaran.

Bapak Sentosa Salmah menjelaskan bahwa untuk menjadi seorang Dharmaduta yang baik maka orang tersebut harus mengetahui dan memahami dengan jelas apa value yang ingin dicapai. Dengan demikian maka proses pembinaan diri sebagai Dharmaduta akan lebih terarah dan terukur.

Peserta Pelatihan Dharmaduta Muda yang notabene merupakan calon Dharmaduta juga harus tahu bahwa dengan menjadi Dharmaduta maka pastinya akan ada transformasi diri (change). Karena dengan menjadi seorang Dharmaduta maka tentu saja pola perilaku (habits), sikap, pengetahuan dan keterampilan harus turut diasah menjadi lebih baik sesuai dengan “kondisi atau peran” yang bakal dijalani sebagai Dharmaduta yakni sebagai seorang yang menjadi bagian dalam penyebaran Buddha Dharma.

Proses pembelajaran pada hari tersebut diselenggarakan di Visakha House dan berlangsung selama 4 jam. Peserta yang berasal dari berbagai latar belakang pendidikan, pekerjaan dan keterampilan diajarkan untuk menyakini diri bahwa bisa menjadi Dharmaduta yang baik. Dengan adanya keyakinan maka pasti dapat meningkatkan usaha untuk mencapai tujuan dengan  lebih baik.

Dalam kegiatan ini, peserta pun difasilitasi dengan konsumsi yang telah disiapkan oleh panitia. Beragam menu konsumsi yang diperoleh dari para donatur diharapkan mampu mendukung kesehatan dan semangat para peserta pelatihan.

Proses pembelajaran pada hari tersebut merupakan hari pertama pembelajaran yang diisi oleh instruktur. Semoga dengan diawali dengan topik mindset ini dalam meningkatkan semangat dan keyakinan dalam diri peserta untuk terus belajar dan berkarya dalam proses pelatihan dan setelah pelatihan. (HL)